Dada Terasa Sesak
Kurasa tidak...aku tak pantas meminta apa-apa lagi dari-Mu, karena sudah terlalu banyak yang kudapatkan selama ini.
Dan malam ini...saat kembali lagi dadaku terasa sesak...tak berani kupanjatkan doa untuk meminta-Mu menyembuhkan sesak ini.
Namun hanya satu hal yang terlintas...ingin kukembalikan semua milik-Mu yang ada padaku
Orang Paling tak Romantis Sedunia
Memang pantes kalo si jelek tuh disebut orang paling tak romantis sedunia. Dah beberapa kali ultah, tapi ndak pernah ada ucapan darinya. Huhuhuhu...memanglaaaah.....Padahal ucapan dari temen-temen di FB dah berderet-deret. Tapi dia ndak ngisi deretan itu. Gak romantis banget kan dia tuh.
Tapi, syukurlah dia pulang ke Pekanbaru. Kalo ampe dia ndak pulang...huh....bisa-bisa aku pun ngambek stadium IV
Jadi inget setahun yang lalu, kejadiannya tak jauh berbeda. Aku menunggu-nunggu ucapan darinya, tapi ndak datang juga tuh ucapannya. Cumaaaaaan, pas jalan-jalan ke mal, aku di suruh milih jaket dan dia bilang dia yg bayari.
Semangat deh *matre aku ya* dibayarin gitu loh....jadi wajib tuh milih yg mahal hihihi.... Dan pilihanku pun nangkring pada jaket C2 warna coklat seharga Rp***sensor aja deh*** Pamali pamer angka. Trus malemnya, aku diajak kumpul ma temen-temen di tugu gubernuran.
Ternyata di sana dah ada kue tart dengan lilin menyala. *norak ya temen-temenku, pada pesta di tepi jalan wekekeke...i always remember thatz moment*

Semua temen pada ngucapin met ultah...dan dia teteeeeeep...ndak ada sepatah ucapan pun yang keluar. Memang kan, orang paling tak romantis sedunia.
Kayaknya emang ndak perlu lagi berharap dia ngucapin Happy b'Day darinya.
Dan meskipun dia tuh orang paling ndak romantis sedunia...tapi di hari ini masih ada acara nonton Sang Pemimpi di 21, dinner di Cak Rohim, dan coklat Delfi ukuran jumbo (*hehehe...sapa yg mo ngabisin tuh ya).
Anyway...makasih atas semuanya di tanggal 20-12 ini. Mudah-mudahan 20-12-2012 mendatang masih ada kesempatan lagi ya (*emangnya kayak cerita di film 2012 apa)
Kutunggu ucapanmu...dasar Si Jelek
Rest in Peace
Setelah sekitar empat tahun menemani keluargaku, akhirnya Lino, kucing kesayangan kami menghembuskan nafas terakhir. Semoga dapat berisirahat dalam damai.....
Ungkapan bela sungkawa untuk Lino dari Si Jelek (*cuplikan dari YM)
si jelek: meskipun kau telah tiada aku tetap akan hidup seribu tahun lagi
si jelek: jhajajaja
WieK: trus lanjutannya apa
si jelek: jiawa kita memang telah menyatu, seperti bara dengan api..kau juga bagian dari hidupku seperti satu diantara anggota tubuhku, kau pun telah menjadi satu dari anggota keluarga kami layak seperti bapak, ibu, Hadri moko serta adi
WieK: wagu
si jelek: ingat gak dulu, ketika jiwa raga mu melayang bukan seperti burung, dan kau juga tidak hinggap diatas dahan dan ranting pohon, tapi diatas atap
si jelek: namun perjuanganmu seperti Ken Arok, Diponegoro bahkan seperti DN Aidit...Sehingga menaklukkan kekejaman Letkol Sucara...hahahaha
Tapi liat deh ...pake jhajajaja segala...huhuhu...gak da sedih-sedihnya. Tapi biar apapun kata orang...Lino...tetap akan terpatri dalam hatiku. Kau telah mengisi hari-hariku selama satu setengah awal usiamu dulu.
Masih teringat perjuangan yang harus aku dan Hadri lakukan supaya kamu bisa masuk ke rumah. Kami harus berjuang mati-matian, untuk bisa meloloskanmu dari penjagaan bapak, yang benci kucing. Namun akhirnya keculuanmu dan keluguanmu bisa meluluhkan kekerasan hati bapakku.
Harus kuakui...kamu memang hebat Lino
Dan kata ibu, sebelum Lino menghembuskan nafas...orang terakhir yang disapanya adalah bapak. *Meooonngggg* dengan suara lirih, kata ibuku. Ihiiikkksssss....sediiiiiiih aku kala mengenang semua itu. Maafkan aku yang tak bisa datang di pemakamanmu. Semoga Lino 'kecil' bisa meramaikan rumah keluargaku lagi, seperti saat kau ada di sana. I will miss u my lovely cat...
Couple @ x-Urang dan PaRis

Menjalani kehidupan ini bagaikan menyusun sebuah puzle 'kehidupan' Begitu juga dengan kehidupan yang kami jalani. Tak pernah tau seperti apa hasil akhirnya, namun bisa terlihat makin jelas gambarannya saat setiap potongan puzzle berhasil dikumpulkan, dan disusun.
Aku pernah merasa sedih saat "lagi-lagi" kami harus terpisah jarak. Yang otomatis, kami tidak bisa sering bertemu. Tapi siapa yang tau kalau justru dengan cara seperti itu, kami jadi bisa cuti barengan hihihi....
Dan hasilnya seperti ini.... Couple @ x-Urang dan PaRis

Menunggu
Ternyata menunggunya terasa lama.... Padahal cuman beberapa hari saja. Hari-hariku lebih banyak di rumah dan bantuin ibu di warungnya. Sambil berharap ada SmS darinya... Tapi sering kali beberapa jam tuh terasa lama. Wuluh...kok jadi kayak orang yang masih awal-awal jatuh cinta seh hihihi...
Tapi gpp lah, pengennya setiap hari tuh jatuh cinta terus. Kami selalu jatuh cinta setiap memulai hari. Kayak di pilem 50 First Dates yang dibintangi Adam Sandler dan Drew Barrymore. Tapi jangan sampai ada adegan amnesia-nya, sayang kan kalo kenangan-kenangan indah tuh harus dilupakan.
Sekarang dah tanggal 25 Nov'09. Dia dah di atas bus Damri. Semoga selamat sampai tujuan...
Dan cepet datang ya Sayang...aku setia menunggumu. Percaya kan kalo aku ne setia hehe...
Miz u... Sayangku
Maaf ya Sayang...
Sayang, maaf ya... tak bermaksud seperti itu. Sungguh, baru kusadari kalau kalimatku telah melukaimu. Melukai orang yang sangat kusayangi, yang sudah pasti juga membuat hatiku sendiri sakit.
Seandainya kau tau, Sayang, malam ini mataku sulit terpejam. Pikiranku gundah tak menentu. Rasa sesal menyesakkan dada. Seharusnya...aku tak menulis kalimat itu di SMS semalam. Aku sudah egois...hanya mementingkan keinginanku sendiri.
Maaf ya Sayang...
Sesungguhnya, aku ingin selalu ditemani... Aku ingin engkau selalu ada. Di dekatku, memperhatikanku, memanjakanku, dan menjagaku seperti malam-malam yang lalu.
Aku ingin kita bersama...menghabiskan sisa waktu bersama. Mengarungi samudera kehidupan ini. Hanya bersamamu

Kunci .... itu Ada
Ups...eror neh.
Maksudnya melihat banyak perumahan-perumahan baru. Hum...langsung ngayal. Dari dulu aku tuh pengeeeen banget bisa beli rumah sendiri. Beli rumah pakai duit hasil keringat sendiri.
Tapi belum juga kesampaian. Saat ini baru sanggup beli sepeda motor sendiri. (*fiuuhh....nggak nyangka loh kalo aku ternyata sanggup juga beli kendaraan itu. Si Jelek juga hehe...jadi setidaknya aset kami ya 2 sepeda motor itu). Eh ada seh satu unit laptop plus koneksi internetnya.
(Si Igun lagi nyalon ne)
Memang belum seberapa kale ya...tapi untuk kami, itu luar biasa. Diperoleh melalui keringat kami sendiri.
Ndak nyangka Sayang, ternyata jauh dari rumah bisa membuatku lebih mandiri.
Dalam perjalanan kembali dari Panam ke kota, ada selintas ingatan di masa lalu. Sebuah ingatan yang membuatku tersadar akan kondisiku saat ini.
Lupa tepatnya tahun berapa, tapi saat itu aku menjalani program Retooling di LPP Jogja untuk lulusan S1 di lingkungan Agro Komplek. Dalam salah satu materi, kami diajarkan untuk menuliskan sebuah rancangan dan angan-angan dalam catatan. Lalu melakukan monitoring terhadap seluruh aktivitas sehari-hari. Berapa waktu profuktif, waktu istirahat, dan waktu-waktu lainnya. Termasuk waktu berdoa. Duuuh...malu rasanya. Program itu kutinggalkan sejak aku sampai di Batam.
Aku lupa urutannya, tapi intinya masih ingat, yaitu:
1. Tak ada lagi kegiatan sibuk-sibuk ngirim surat lamaran kerja jika usia sudah menembus angka 27 tahun.
2. Aku harus mendapatkan pekerjaan dengan gaji minimal Rp 2jt per bulan
3. Harus bisa beli rumah
Hehehe....
Itulah daftar planningku, yang selalu kupegang dan kuingat terus (saat itu). Itu juga yang memotivasiku sampai aku yang seperti ini. Dengan berbekal keyakinan, niat besar, dan fokus pada tujuan itu...inilah realisasinya:
1. Tribun adalah perusahaan terakhir yang menerima surat lamaran kerjaku (*kecuali lowongan CPNS, karena ada permintaan dari big bos di Jogja neh) dan itu dilakukan sebelum usiaku masuk tahun ke 27
3. Ne diyaa...yg belum kesampaian. Tapi seperti tulisan di atas, dah nyangkut sepeda motor dan laptop. Kalo dijual, dah bisa kale ya..buat uang muka cicilan rumah hihihi.... Tapi ditahan dulu.... Karena kurasa RUMAH ini ada titik cerahnya. Udah dapat orang yang mo beliin aku rumah hahahaha...ngareeep...
Ternyata mentor di Retooling LPP waktu itu benar. Aku diberikan kunci untuk meraih apa yang kuinginkan. Thx God...aku mendapatkan kunci itu dan telah melakukannya tanpa sadar. Aku lupa dimana meletakkan buku itu. Buku bercorak batik berwarna kuning atau oranye, yang berisi tentang rahasia kunci keberhasilan mencapai harapan kita.
Aku akan mencarinya dan kembali lagi membuka pintu rahasia itu lagi untuk keinginan kami berdua. Yah, tak ada lagi keinginanku karena saat ini adalah keinginan dua orang yang ingin menjadi satu.
Keinginan kami...
Semoga Harapan Jelang Tutup Tahun Terwujud
Kami ingin bersama....
Bukan sekedar bersama seperti yang telah dijalani selama ini. Tetapi sungguh-sungguh bersama dalam mengaruhi bahtera hidup di dunia. Semoga harapan menjelang berakhirnya tahun ini bisa terkabul. Amin....
Sayang...semoga besok kita bisa bersama-sama ke Jogja. Sekalian memuaskan liburan ke Jogja kemaren yang hanya sebentar. Pokoknya besok harus menadi momen yang very...very...special
Nominator Bapak RT Teladan
Mo bukti???!!!
Ni dia....eng...ing...eeeeeeng......
Tralala...trililiiii.......
Tuh liat....Si Bapak lagi serius merajut
(*atau merangkai atau menjalin seh) janur buat bikin ketupat. Persiapan buat lebaran.
Lumayaaan..menghemat pengeluaran beli bungkus ketupat kosong.
Secara, aku aja ndak bisa bikin gituan. Bisanya makan dan menilai taste masakannya hihihi....
Celengan Kami ada 2 lho

Inikah daya-upaya,
*Rasanya boleh tahan lah. Tak tanggung-tanggung, langsung punya sekali dua. Awalnya made in Riau punya setelah itu Mandiri konon. Kalau dikira mungkin tak perlu menunggu lama lagi. Kalau ada yang tanya isinya, pelan kami jawabnya. Tapi dengan dua itu, berani kami sebut dengan lantang, "SERIUS!!!!!!"
*Sudahkan ini bukti keseriusan? kalau dalam hal isi, memang masih bisa diragukan. Memang sangatlah lama rasanya. Meskipun kata cukup itu tak kami ketahui juga batasnya. Tapi tak akan kami sia-siakan usaha ini. Sebab batasan kami (aku lah khususnya) ini yang paling mampu. Menahan-nahan hasratlah dikarenakanya.
*Tabungan bersama ini tak lain untuk kami jadikan Rumah Kami Sendiri. Rumah yang akan kami bangun menjadi surga para penghuninya. Bersama ibal junior dan atau anas-anas kecil nantinya.(Dumai)
Mimpi Indah untuk Ibuku
Ponselku berdering....
Foto sepasang wajah yang selalu kurindukan beberapa waktu belakangan ini. Yah, foto kedua orangtuaku. Secepat kilat hatiku bersorak riang...thx God...ada setitik cahaya yang menghampiriku. Kuangkat...dan kudengar suara ibuku di ujung telepon.
Suaranya...caranya tertawa...serasa memanggilku kuat untuk segera pulang. Aku rindu.... Sampai-sampai tak terasa air mataku nyaris tumpah...di SDN 001 Rintis (tempat liputanku tadi). Seakan-akan baru kusadari kalau terpampang jarak yang jauh diantara kami....
Pekanbaru-Jogja
Ibu lalu bercerita tentang mimpinya semalam. Ia mimpi indah.... "Tadi malam aku mimpi kalau kamu dilamar orang. Ada yang mau nikahin kamu," begitulah kira-kira dalam Bahasa Indonesianya. (*kami kalo ngobrol pake bahasa Jawa).
Ia pun bertanya, gimana keadaanku di sini. Apa ada kabar baik juga dariku? Sebaik kabar di dalam mimpinya... Aku pun hanya bisa menanggapi dengan tertawa ringan dan basa-basi ala kadarnya.
Setidaknya, ada sedikiiiiiiiiiit kebahagiaan yang bisa dirasakannya...walau lewat mimpi. Atau mungkin memang hanya lewat mimpi, aku bisa membahagiakannya. Karena semalam....mataku tak bisa terpejam...aku takut ada air mata mengalir lagi saat kedua kelopak mataku terkatup.
Tes CPNS Menyadarkan Kesalahanku

Entah beneran pengen daftar tes CPNS atau sekedar memenuhi permintaan orang tua untuk ikutan daftar, tapi setidaknya ada pesan moral yang kuperoleh dari mengurus perlengkapan berkas-berkas itu.
Ternyata....eng-ing-eng....
Alamat di dalam KTP-ku salah!!!
Si Jelek ampe pusing tujuh keliling dibuatnya *ih digede²in deh*
Pokoknya jadi rumit ngurusnya. Masak alamat KTP-ku yang seharusnya di Tangkerang Labuai...kecatet di KTP dan KK masuk wilayah Tangkerang Utara. Jadinya melalui jalur resmi...kami ndak bisa dapatin surat pengantar.
Tuh kan, repot jadinya kalo minta tolong orang buat ngurusin KTP dan KK. Mending dulu ngurus sendiri, jadi tau runutan dari RT/RW/Kelurahan ampe Kecamatan.
Sekarang...entahlah.... Si Jelek dah balik ke Dumai.
Aku sendiri lagi di Pku. Dan pasti deh, seperti hari-hari biasa...bawaannya jadi males ngurusnya. Hiikkss...cepetan balik lagi ke Pku dong...temenin aku lagi.
I'm waiting for you..........
Dasar Si Jelek...ndak mau lagi ikutan posting
Aku Ingin Pulang
Hidup bagai tiada arti, aku di dalam hening...berpasrah diri...
Hanya satu yang kupinta
Aku ingin pulang...
Saat duka berkepanjangan, dan Tuhan pun tampaknya berdiam.
Jauh dari yang tercinta... kasih pun seakan sia-sia
Hanya satu yang kupinta
Aku ingin pulang...
Aku rindu untuk pulang. Di tempat dimana ketenangan bisa kurasakan. Di tempat dimana ada orang-orang yang begitu tulus mencintaiku...tanpa syarat.
Aku ingin pulang. Merasakan hangatnya pelukan dan perhatian, yang sebelumnya kurasakan sebagai pasungan kebebasan.
Ternyata kebebasan juga menyesakkan. Membuatku kehilangan DIRI yang sesungguhkan. Mengajariku menjadi hamba keinginan duniawi.
Aku hanya ingin pulang...
Pamer-pamer futu... (2)
Kami pun penasaran ingin tahu seperti apa daerah itu. Dan akhirnya terjawab sudah... jujur ne yah...masih mendingan Alam Mayang'nya Pekanbaru deh. Bedanya, di stanum ada gajah dan kolam renangnya. Huhuhu...jadi keinget Bonbin gembiraloka, malahan binatangnya ndak cuman gajah.
So....here we're....Bangkinang
* danau buatan di Stanum, sambil liat bebek-bebekan dan orang pada antri naik gajah. Ning gajah'e ndak kliatan hihi...jauh fokusnya
Hasil-hasil jepreteannya......
Lokasi: depan kantor Bupati Kampar (*narsis ah)
Kantornya unik, arsitekturnya seperti perpaduan antara arsitektur minang dan melayu. Bentuk ujungnya lancip seperti tipe bangunan rumah gadang. Tapi di depannya dikasih silang selembayung yang menjadi ciri khas bangunan Melayu. Memang sih, masyarakat Bangkinang ini seperti perpaduan antara minang dan melayu.
Lokasi: depan mushola Stanum-Bangkinang (*mejenk duluw)

Lokasi: depan DPRDKampar (*opo maksud'e kiy)
Pamer-pamer futu... (1)
* Perjalanan pertama ke Dumai pas libur mingguan biasa
Lokasi di Taman Putri Tujuh-Dumai. Taman ini merupakan taman "tercantik" di kota dumai. Letaknya sekitar dua kilo meter dari pusat kota dumai. Nama taman putri tujuh ini di ambil dari legenda Melayu yang berkembang di kota dumai.
Met Idul Fitri 1430 H
Pucuk pauh delima batu
Air sembilan di telapak tangan
Walau kita jauh di negeri satu
Hilang di mate, di hati jangan
Kami mengucapkan minal aidzin walfaidzin
Maaf lahir dan batin
catatan kecil:
Pantunnya terpaksa nyontek SMS kiriman dari temen lain. Abisnya Si Jelek yang suka berpantung dah terkapar di peraduannya. Tapi niatnya tuluuuuusss banget, ndak nyontek ;-)
Cinta: Emosi Teragung
The Secret hal 42:
Tidak ada kekuatan yang lebih besar di Semesta ini dibandingkan kekuatan cinta. Perasaan cinta adalah frekwensi tertinggi yang dapat dipancarkan. Jika kita dapat membungkus setiap pikiran dalam cinta, jika kita dapat mencintai segala sesuau dan setiap orang, hidup kita akan BERUBAH.
Risolis isi Misoa
Tapi untungnya kali ini ditemenin chat. Huh...dah beberapa kali piket sendirian. Ditinggal..macam-macam dah. Yang ada liputan malam dah (*masa seh, pasang mode curiga on!)
Ada juga alasan, temen dari media ato kontributor bla-bla-bla datang. Trus ngerumpi. (*sapa bilang ngerumpi tuh milik perempuan. Cowok demen juga ngerumpi). Dan aneka alasan lain yang aku lupa. Syukurlah aku masih dikaruniai sifat pelupa, jadi ndak dendaman xixixi...
Nah, malam ini, meskipun mata diganjal dengan aneka Makanan Busyet, namun masih juga ngantuk. Tapi karena ditemenin, akhirnya bisa bertahan piket ampe malam.
catatan:
Eh bukan makanannya yg ditaruh di mata loh, tapi dimakan....alias dimasukin di mulut. Nah, yang disebut makanan busyet tuh makanan yg kalo dimakan, kita akan nyebut (langsung ato dalam hati) dengan kata BUSYET.
Makanan busyet yang kusantap malam ini adalah satu gorengan dengan 3 butir cabe rawit dan buah asam jawa yang asemnya minta ampun.
Kembali soal chat, di sela-sela obrolan, ada penggalan (*yang panjang). Tapi banyak yang diedit demi mendapatkan rentetan cerita yang lebih menarik (*versi penulis)
si jelek: kamu makan apa
WieK: coba tebak
si jelek: bakwan
WieK: warnanya coklat
WieK: bentuknya bulat panjang
WieK: ada serabut2nya
si jelek: ujungnya bulat gak
WieK: kalau ditekan bisa keluar isinya
si jelek: hihihihi
WieK: satu lagi ukurannya pas di mulutku
WieK: apa tuuuu
si jelek: iya emang penuh mulut mu
WieK: hehehe
si jelek: tapi kok mutusinnya ganas gitu
WieK: ya iya lah
WieK: ampe harus ditarik2 segala ne
WieK: alot
si jelek: kalo ditarek aja, sakit
si jelek: jangan dong
WieK: kan pelan
WieK: sediki digigit trus ditarik-tarik
WieK: pke perasaan kok
WieK: gak sakit
WieK: malah enak rasanya
si jelek: masak
si jelek: enak dilidahmu kale
WieK: palagi kalo isinya keluar
WieK: makin nikmat
si jelek: isinya kayak apa
WieK: kayak pasta
WieK: putih
WieK: kental
si jelek: hehehehe
si jelek: kamu telen tu
WieK: iyah
si jelek: masakkkkkk
WieK: ayo tebaaaaak
WieK: dah banyak clue tuh
WieK: petunjuknya
si jelek: clue apaan
si jelek: ohhh
si jelek: aku jawab ya
WieK: yup
si jelek: hehehe
si jelek: jangan pake julurin lidahnya,
si jelek: gaya
si jelek: benci aku
si jelek: biasa aja lagi
si jelek: jawbanya adalahhhhhhhhhhhhhhh
si jelek: itung sampe tiga dulu ya
WieK: yeeeeeeee
WieK: lama
si jelek: hahahaha
si jelek: 1
si jelek: 2
si jelek: 3
si jelek: lupis
si jelek: udah aku jawab tu
WieK: salaaaaah
si jelek: oh salah ya
si jelek: aku jawab lagi ya
WieK: emang lupis warnanya cokelat
si jelek: disiram kuahnya kan jadi coklat
WieK: jawabannya.....
WieK: adalaaaaaaah...
WieK: eng ing eeennnggg......
si jelek: nyerah deh
si jelek: teka teki mu susah banget
si jelek: dah muter2 otak ku
si jelek: ayolah jawab
si jelek: kan dah eng ing eng
WieK: halah
WieK: segitunya
WieK: risoles isi misoa
si jelek: ohhhhhhhhh 0000000000000000h
si jelek: kirain tadi
WieK: apaaaaaaa?
si jelek: hehehe ***sensor***
si jelek: beli dimana tadi
WieK: beli di depan
WieK: bazar tribun
si jelek: misoa tu apaan seh
WieK: bakmi kecil2 yg warnanya putih
si jelek: katanya kayak pasta
si jelek: kental
si jelek: putih
si jelek: kupikir odol
WieK: kan dicampur isi risolis
WieK: ntah diapain, jadinya lembek gitu
WieK: eh aku pipis dulu
Wakakakakaka....
Mayan panjang ya penggalannya....mayan lah, bisa nahan mata yg nyaris tertutup
Gurindam Dua Belas
Ada sih, sedikit kilatan ingatan (wedew..kayak petir), rasa-rasanya di pelajaran Bahasa Indonesia pada topik sastra.
Menurut Wikipedia, Raja Ali Haji bin Raja Haji Ahmad (Pulau Penyengat, Kepulauan Riau, ca. 1808- Riau, ca. 1873) adalah ulama, sejarawan, pujangga, dan terutama pencatat pertama dasar-dasar tata bahasa Melayu lewat buku Pedoman Bahasa; buku yang menjadi standar bahasa Melayu. Salah satu karyanya yang ternama adalah Gurindam Dua Belas. Sebuah karya monumentalnya, Gurindam Dua Belas (1847), menjadi pembaru arus sastra pada zamannya.
GURINDAM PASAL PERTAMA
Barang siapa tiada memegang agama
Segala-gala tiada boleh dibilang nama
Barang siapa mengenal yang empat
Maka yaitulah orang yang ma'rifat
Barang siapa mengenal Allah
Suruh dan tegaknya tiada ia menyalah
Barang siapa mengenal diri
Maka telah mengenal akan Tuhan yang bahri
Barang siapa mengenal dunia
Tahulah ia barang yang terpedaya
Barang siapa mengenal akhirat
Tahulah ia dunia mudharat
GURINDAM PASAL KEDUA
Barang siapa mengenal yang tersebut
Tahulah ia makna takut
Barang siapa meninggalkan sembahyang
Seperti rumah tiada bertiang
Barang siapa meninggalkan puasa
Tidaklah mendapat dua termasa
Barang siapa meninggalkan zakat
Tiadalah hartanya beroleh berkat
Barang siapa meninggalkan haji
Tiadalah ia menyempurnakan janji
GURINDAM PASAL KETIGA
Apabila terpelihara mata
Sedikitlah cita-cita
Apabila terpelihara kuping
Khabar yang jahat tiadalah damping
Apabila terpelihara lidah
Niscaya dapat daripadanya faedah
Bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan
Daripada segala berat dan ringan
Apabila perut terlalu penuh
Keluarlah fi'il yang tidak senonoh
Anggota tengah hendaklah ingat
Di situlah banyak orang yang hilang semangat
Hendaklah peliharakan kaki
Daripada berjalan yang membawa rugi
GURINDAM KEEMPAT
Hati itu kerajaan di dalam tubuh
Jikalau zalim segala anggota tubuh pun rubuh
Apabila dengki sudah bertanah
Datanglah daripadanya beberapa anak panah
Mengumpat dam memuji hendaklah pikir
Di situlah banyak orang yang tergelincir
Pekerjaan marah jangan dibela
Nanti hilang akal di kepala
Jika sedikitpun berbuat bohong
Boleh diumpamakan mulutnya itu pekung
Tanda orang yang amat celaka
Aib dirinya tiada ia sangka
Bakhil jangan diberi singgah
Itulah perompak yang amat gagah
Barang siapa yang sudah besar
Janganlah kelakuannya membuat kasar
Barang siapa perkataan kotor
Mulutnya itu umpama ketor
Di manakah salah diri
Jika tidak orang lain yang berperi
Pekerjaan takbur jangan direpih
Sebelum mati didapat juga sepih
GURINDAM PASAL KELIMA
Jika hendak mengenal orang berbangsa
Lihat kepada budi dan bahasa
Jika hendak mengenal orang yang berbahagia
Sangat memeliharakan yang sia-sia
Jika hendak mengenal orang mulia
Lihatlah kepada kelakuan dia
Jika hendak mengenal orang yang berilmu
Bertanya dan belajar tiadalah jemu
Jika hendak mengenal orang yang berakal
Di dalam dunia mengambil bekal
Jika hendak mengenal orang yang baik perangai
Lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai
GURINDAM PASAL KEENAM
Cahari olehmu akan sahabat
Yang boleh dijadikan obat
Cahari olehmu akan guru
Yang boleh tahukan tiap seteru
Cahari olehmu akan isteri
Yang boleh menyerahkan diri
Cahari olehmu akan kawan
Pilih segala orang yang setiawan
Cahari olehmu akan abdi
Yang ada baik sedikit budi
GURINDAM PASAL KETUJUH
Apabila banyak berkata-kata
Di situlah jalan masuk dusta
Apabila banyak berlebih-lebihan suka
Itu tanda hampirkan duka
Apabila kita kurang siasat
Itulah tanda pekerjaan hendak sesat
Apabila anak tidak dilatih
Jika besar bapanya letih
Apabila banyak mencat (mencacat?) orang
Itulah tanda dirinya kurang
Apabila orang yang banyak tidur
Sia-sia sajalah umur
Apabila mendengar akan kabar
Menerimanya itu hendaklah sabar
Apabila mendengar akan aduan
Membicarakannya itu hendaklah cemburuan
Apabila perkataan yang lemah lembut
Lekaslah segala orang mengikut
Apabila perkataan yang amat kasar
Lekaslah orang sekalian gusar
Apabila pekerjaan yang amat benar
Tidak boleh orang berbuat onar
GURINDAM PASAL KEDELAPAN
Barang siapa khianat akan dirinya
Apalagi kepada lainnya
Kepada dirinya ia aniaya
Orang itu jangan engkau percaya
Lidah suka membenarkan dirinya
Daripada yang lain dapat kesalahannya
Daripada memuji diri hendaklah sabar
Biar daripada orang datangnya kabar
Orang yang suka menampakkan jasa
Setengah daripadanya syirik mengaku kuasa
Kejahatan diri disembunyikan
Kebajikan diri diamkan
Ke'aiban orang jangan dibuka
Ke'aiban diri hendaklah sangka
GURINDAM PASAL KESEMBILAN
Tahu pekerjaan tak baik tetapi dikerjakan
Bukannya manusia yaitulah syaitan
Kejahatan seorang perempuan tua
Itulah iblis punya penggawa
Kepada segala hamba-hamba raja
Di situlah syaitan tempatnya manja
Kebanyakan orang yang muda-muda
Di situlah syaitan tempat bergoda
Perkumpulan laki-laki dengan perempuan
Di situlah syaitan punya jamuan
Adapun orang tua(h) yang hemat
Syaitan tak suka membuat sahabat
Jika orang muda kuat berguru
Dengan syaitan jadi berseteru
GURINDAM PASAL KESEPULUH
Dengan bapa jangan derhaka
Supaya Allah tidak murka
Dengan ibu hendaklah hormat
Supaya badan dapat selamat
Dengan anak janganlah lalai
Supaya boleh naik ke tengah balai
Dengan kawan hendaklah adil
Supaya tangannya jadi kapil
GURINDAM PASAL KESEBELAS
Hendaklah berjasa
Kepada yang sebangsa
Hendak jadi kepala
Buang perangai yang cela
Hendaklah memegang amanat
Buanglah khianat
Hendak marah
Dahulukan hujjah
Hendak dimalui
Jangan memalui
Hendak ramai
Murahkan perangai
GURINDAM PASAL KEDUABELAS
Raja mufakat dengan menteri
Seperti kebun berpagarkan duri
Betul hati kepada raja
Tanda jadi sebarang kerja
Hukum adil atas rakyat
Tanda raja beroleh inayat
Kasihkan orang yang berilmu
Tanda rahmat atas dirimu
Hormat akan orang yang pandai
Tanda mengenal kasa dan cindai
Ingatkan dirinya mati
Itulah asal berbuat bakti
Akhirat itu terlalu nyata
Kepada hati yang tidak buta
Karangan : Raja Ali Haji (1623H)
Bangun Tidur kok Langsung Marah
Hari ni heran sangat lah. Apa pasal, awal telpon tau-tau langsung kena semprot. Dalam hati mikir-mikirlah awak ni. Apa lah salah dan dosaku ini. Maksud hati baek rasanya, tak ada nak ngajak perang, ehhh dasar joyah, maksud awak dianggap jelekin. Pakai ngulang kata tak sedap lagi. Dibilang memang dari dulu tak pernah berezzzz....alamak jangggg
Padahal pertame awak lah tunjukan. Sekali telpon diangkat suarenye bedesau macam orang bangon tidur.Yaaa, tak masalah lah. Awak ni suruhlah tidur lagi. Nanti ajalah bagosnya kalau nelepon.
Tak lama memang. Barulah dapat telepon. Awak angkat lalu ngobrolah kami.
Awak ni kan memang JOYAH macam mulut permepuan. Bertanyalah soal internet. Apakah sejak sampai di kamar tadi didupin. Okeee dijawabnyalah belum..
belum kan berarti nanti akan buka. Hari kan dah sore tu. pasti mau kantor lagi. Makanya awak tambah tanya lagi BELUM apa Nggak.
Ya ampun...langsung kena marah. pakai bilang tak ada baeknya lah. memang dari dulu dah jelek lah. Seolah-olah awak ni cuma ngejar jelek itu aja. Kalau dipikir-piker, sapelah yang mau same orang yang dulunye jelek. Apalah yang awak ni rasa macam tu....
Dah dijelaskan betol-betol maksod tanya awak tu. Tak ada mengarah yang dipikirkanya. Kadang awak mengira awak ni yang yang selalu menilai jelek, apa dia yang yang sebenarnya merasa jelek. Jadi awak merasa sekarang ni seolah terpaksa mendapat yang jelek, karena tak ada yang mau sama awak..kalau macam tu, alamat tak cantik jalan yang masih panjang ne.
Tapi awak tak layan sangat lah. Nanti panjang, malah buat duga-duga lain yang malah tak sedap. Awak cuma nak tenang aja. Tapi sama-sama lah hendaknya berusa. Awak sering sebut hati-hati, jaga-jaga tak lain untuk menyampai pada hakikat dari kebersamaan yang telah tejalin ini. Apa salah...
Memang awak ni bukanlah sempurna. Kalau dihitung persaingan masih banyakbertaburan yang laen yang bisa dijadikan pilihan. Tapi awak kan berhak juga dapat keindahan itu. Berusahalah awak ni untuk tidak memungut ludah sendiri untuk tetap jaga2 dan hati2 tadi. Tapi apalah daya, awak cuma bisa berharap baik dalam sikap, perbuatan, tingkah, perkataan, guarauan hendaknya ada yang tidak membuat hati perih seperti diiris sembilu...
mudah2an lah, niat ini dinilai baek, jadi direstu untuk memanjangkan hari tampa kesudahan.
Udang Hanya Tinggal Tampak Ekor, slurrppppp
malu-malu ia mengintipku bercengkrama dengan malam, ternyata.
Bisik merisik mendelik-delik, ohhhh malam ini tak ada yang punya
kecuali, aku yang telah lelah terbaring lemah
Sampailah sampai sayanglah sayang, dipuncak langit yang paling tinggi
bulanpun enggan berikan benderangnya, manakala tiup angin yang mensurgakan menerpa sekujur kemeringan
kelamlah kelam dalam temaram..
sayup-sayup ia mendengarkan, rupanya.
Desah malam yang resah, terjerat hasrat berkarat,
Sang Kelam memenjara dendam diperantara
Ampunlah minta ampun, Tak kan aku sanggup berdegup
Tak aku kan tahan bertahan, tak akan aku kuat memahat,
tak aku kan
bukan penyair murahan bukan, tapi tiap rangkai kata semakin membuat tak kuasa,
sayang biduanda kampung sayang, namun rintih desah membuat pedih pasrah
Bukan penari lah itu kalau tak kala ternampak liukkan tubuh, bukan
Tapi...aku sudah tenggelam kala itu, sangat dalam
untung keduanya tak tau,
Bintang yang tak lagi berkedip, bulan yang redup tak menderang,
Hanya hawa-hawa sajalah sedangkan sudah menggelora
Padahal keindahan itu baru saja usai..malampun berhenti mendesah
berkatalah malam itu diakhir ceritanya
"dalam resah aku basah, dalam pasrah aku sudah, dalam gundah aku indah"
Kita orang yang paling menikmati, meskipun udang hanya tinggal tampak ekor,
lalu lumat.....by ibl_tnbrnk
hehehe, pertamanya aja sok
Padahal dari awal sudah berdebar
ini aku rasakan betul, padahal jauhan
Kita akan menitinya sampai jauh kan
5/8, malam saat kita menyelesaikan perkara dalam tulisan, gambar serta suara antara Dumai-Pekanbaru.
pokoknya aku ketik dah
Ya emang seperti itu, tapi yakinlah, semuanya itu akan sirna kalau ada yang menistakanya. Biarlah, semuanya dianggap tak bagus, karena menurutku apa yang terjadi ini, akan ada balasanya...aku percaya sungguh sangat percaya, seperti itulah emangnya. Tapi dalam penuhi syarat yang bakal sulit itu, setidaknya saling hati2, jaga2 dalam menggunakan sikap dan tingkah laku. Percayalah masih ada banyak sisa upaya untuk meraihnya.
sentimentil banget ne...
Tapi malam ini agak beda. Apa karena dah nambah umur ya, jadi kayak gitu hihihi....Jarum jam menunjukkan pukul 22.55. Sms masuk dengan isi:
Makan nasi goreng plus gingseng dingin. Standar hehe...
Pukul 23.20 Sms selanjutnya berbunyi:
Kok bosan aq kaya gini. beda sama adek. pengen lamaaaa dan panjangggg hehe
Pukul 23.34 Sms selanjutnya berbunyi:
Itulah...aq bosen jg.biasa aq paling demen nongkrong gini..skg gini dah g zaman pula rasanya. emang dah cocok jd bapak ya dek
Hehehehe...SmS-nya bikin aku tersenyum dan memutuskan untuk posting. Memanglah, terkadang bisa sentimentil gitu. Tapi lebih sering bikin sebel dan dongkol.
Dasar si jelek
Kebahagiaan dan Kesedihanku Hari Ini
Sebuah kabar bahagia dan sedih kuterima dalam waktu tak terlalu lama. Pagi hari pukul 05:41 WIB sebuah pesan singkat masuk dari nomor ibu di Jogja. Ia menyampaikan kabar ibunya (Mbah Putri) meninggal dunia pukul 01.00 WIB di rumah Kuncen.
Kuncen itu nama daerah tempat tinggal Mbak Ambar dan Lik Yadi, adik ibu. Di sanalah nenekku menghabiskan sisa umurnya beberapa bulan ini.
Sebelumnya, ibu sering curhat, nanya persetujuanku juga untuk memindahkan Mbah Putri ke rumah kami di Krasak. Aku sih setuju aja, meskipun bingung mau tidur dimana. Secara di rumah kan cuman ada satu tempat tidur dan dipakai bapak sama ibu. Ada banyak kamar di lantai 2, tapi ndak mungkin Mbah Putri di sana. Kasihan harus naik turun.
Namun ternyata, sebelum semua jelas...Mbah Putri duluan tiada.
Haruskah aku bersedih? Yah, aku sedih. Sangat sedih karena tidak bisa menemani ibuku melewati masa ditinggal. Tapi aku pun harus bisa tetap bahagia... Mbah Putri bisa bertemu dengan Mbah Kakung. Mereka semakin dekat dengan Yang Kuasa.
Aku harus tetap bisa bahagia, karena kuyakin kepergiannya adalah yang terbaik untuk semakin dekat dengan Sang Pencipta.
*Aku ingat, kedua orang tuaku pernah diminta Mbah Putri untuk pergi ke Slarong (kampungnya) untuk minta doa dari tetangga di sana. Sempat terlintas, itu sebuah pertanda yang diberikannya. Mbah Putri, semoga berbahagia di alam sana dan diterima disisi-Nya*
Sekitar pukul 08.00 WIB, alarm hapeku berdering. Nadanya beda dengan SMS ato panggilan masuk. Tapi ini dering khusus alarm. Dan kulihat sebuah peringatan ada yang ulang tahun hari ini.
Hwih....Ibal ulang tahun...
Semalam aku berencana mau telpon jam 00.00, tapi ndak jadi karena satu dan lain hal. Huh, sebel mau ngakuin...suasana dingin lagi semalam. Jadi gengsi aku ngucapin slamat. Padahal aku pengen ngucapin.
Biarin deh... ndak mau nyesel...
Wong beneran gengsi kok. Tapi dari lubuk hatiku yang paling dalam...aku ikut berbahagia atas hari bahagiamu ini. Semoga semakin dewasa dalam berpikir dan bertindak. Semoga semakin matang dan bisa memandang masa depan dengan lebih cerah.
Selamat Ulang Tahun...
Rasa Deg-deg'an...di hatiku
Pas banget, Ses juga ikutan di dalam ruang ini. Kami berdua asyik dengan laptop masing-masing. Sampai Mega memanggilku untuk masuk ke ruangannya. *Mega ne sekretaris redaksi di kantor*
Deg-deg'an rasanya. Takut ada panggilan tugas ke kota lain dalam jangka waktu yang tidak ditentukan. Seperti yang dialami teman-temannku yang lain. Tapi ternyata, kekhawatiranku pupus ketika Mega menyodorkan kwitansi yang harus kutandatangani.
Dalam kwitansi itu tertulis angka Rp 500 ribu.
Huaaaa....insentif bulan ini keluar. Thx God...dapat juga akhirnya. Lumayan... bisa buat beli modem USB yang selalu kuimpi-impikan. Woloh...pengen USB modem aja ampe mimpi-mimpi segala.
Abisnya seh, buat dapetinnya butuh pengorbanan buanyaaak je...
Pertama..sudah pasti...tabungan jatah pulkam pun jadi kena sunat. Dah hunting..harganya sekitar Rp 800rb. Kedua...korban perasaan bo'
Saya mesti adu argumen ama Si Jelek satu tuh (meskipun kalah terus, dan berakhir di kamar mandi buat cuci muka karena dua mata bocor...alias nangis). Masa pengen punya akses di rumah, pake dikhawatirin buat hal-hal yang nggak bener seh. Emosi tinggkat tinggi kan ...
Dan dianya, cuek aja tuh. Tetep aja itu terus. Sampai terakhir kali bilang...terserah... (apa harus merasa menang yak?!....idicchh...emangnya perang hihihi...)
Karena itulah aku hunting sendiri dan dapat (*mudah-mudahan aja jadi) pesen Sierra 881U. Harganya Rp 750 rb plus ongkos kirim. Fiuuuhh...pas banget insentif turun hari ini. Dah ada Rp 500 rb. Jadinya pengeluaran bisa ditekan dah. Makasih Tuhan, atas rejeki hari ini.
(bukan) Kisah Sedih
Kabar lainnya adalah...Korlip kasih surat perintah untuk DLK (dinas luar kota) ke Jakarta. Mak'deg juga rasanya. Waduw...ada apa ne di Jakarta. Katanya berangkat tanggal 22 Juli ini. Hua...bentar lagi je. Aku pun langsung SmS dan 'lapor'
*Pasti bete` tuh yang dapat SmSku (wekekekekekeke...)
Tapi akhirnya Mb'Nurul datang buat klarifikasi. Jebul'nya...DLK'nya cuman sehari hihihi....dapat Hotel Meridian (untung bukan di JW Marriot). Aku cuman dikasih tugas untuk meliput acara Riau Expo di Jakarta doank.
Ramalan Nama (2)

Keras kepala tapi sangat loyal (setia), sering mengkhawatirkan hal-hal yang belum terjadi
Partner yang baik dalam hal bisnis
Menganggap hidup ini serius sehingga membutuhkan hiburan dan petualangan
Perlu menghadiri pertemuan sosial, organisasi, klub
Mengasyikan bagi partner yang cocok
Setia dalam bercinta, sentimentil, perkawinannya langgeng
ini gw lagi iseng nyobain ramalan berdasarkan nama. Mau coba? tulis deh nama kalian, ntar gw tanyain ke bola ramalam gw hihihihi...
kagak dink...gw nggak pake bola tapi pake bentuk kotak..alias program ramalan di laptop gw...
Happy Ending
Jujur aja, pada awalnya aku dan temen sekamarku ini ndak percaya dengan acara ini. Ndak tau masuk kategori reality show atau nggak. Ada dua host yakni Dian Nitami dan Helmi Yahya.
Masihkah Kau Mencintaiku biasanya menampilkan pasangan suami istri yang sedang menghadapi dilema kehidupan.
Dan semalam, acara itu menampilkan pasutri dengan tema "Istri Sibuk, Suami Selingkuh"
Dari judulnya aja...lagi-lagi bikin geli. Terkesan sebuah alasan untuk membenarkan perselingkuhan sang suami karena ditinggal istrinya bekerja. Si istri bekerja di bidang Event Organizer (EO).
Awalnya sang suami membantah sampai akhirnya ditampilkan rekaman video kencan sang suami dengan wanita lain.Dan setelah terbongkar semua, sang suami pun tak bisa berkutik. Sampai- sampai ayahnya (si suami) meninggalkan studio karena marah dengan tingkah anaknya.
Si suami pun minta maaf, sampai nangis-nangis. Tapi oleh sang istri...tidak diterima.
Alot...panjang...
Si istri terlalu sakit dan memutuskan untuk tidak mempertahankan pernikahan mereka.
Sang suami pun "merendahkan diri" meminta sang istri untuk mempertahankan pernikahan dan mengatakan masih mencintai istrinya. Si istri tetap bersikeras dengan pendiriannya.
Sampai akhirnya ... anak mereka yang sudah remaja (15 tahun) didatangkan ke studio.
Tangis haru menyelimuti studio. Sampai-sampai audiens yang datang pun ikut menangis.
Tapi akhirnya...uluran cinta kembali dari sang suami, disambut kembali oleh sang istri. Meskipun uluran balasan dari sang istri adalah uluran yang bersyarat.
Happy ending....
Kisah itu...entah settingan tim kreatif atau reality show sebenarnya...tak ingin aku alami. Jangan pernah kualami. Meskipun sadar bahwa biduk rumah tangga tak akan selalu berlayar di samudera yang tenang.
Semoga...tak pernah seperti itu
.jpg)
Ramalan Nama (1)

Sifatnya:
Kehidupan pribadi agak berat dan suka stres karena tidak sabaran
Tidak senang pada sesuatu yang vulgal, enerjik dan menyenangkan
Kadang-kadang sukar dimengerti dan sifatnya tertutup
Cerdas dan efisien, penampilannya eksentrik
Mampu bertahan lama pada karir yang telah diraihnya
Mempunyai semangat besar untuk mengejar apa yang diinginkan
Kurang mempercayai orang-orang di sekitarnya baik untuk urusan bisnis maupun cinta
Ingin mencari pasangan hidup yang serasi
Malaikat Juga Tahu
Berbagi takdir kita selalu
Kecuali tiap kau jatuh hati

Membuktikan padamu ada cinta yang nyata
Setia hadir setiap hari, tak tega biarkan kau sendiri
Meski seringkali kau malah asyik sendiri
Karena kau tak lihat, terkadang malaikat tak bersayap
tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya
Hampamu tak kan hilang semalam, oleh pacar impian
Tetapi kesempatan untukku yang mungkin tak sempurna
Tapi siap untuk diuji
Kupercaya diri.. Cintakulah yang sejati
Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya
Kau selalu meminta tuk terus kutemani
Engkau selalu bercanda andai wajahku diganti
Relakan ku pergi.. Karna tak sanggup sendiri
Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu.. Aku kan jadi juaranya
Lyric of Dee... aka Dewi Lestari
Menemukan Diri Sejati
Saya seperti tersadar kembali, ITULAH yang dulu pernah saya "buru" dan seiring berjalannya waktu, justru terkikis. Pelajaran berharga, Kawan. Yang saya dapatkan dari proses "penyembuhan diri" yang panjang (huhuhu...4 bulan sebenarnya ndak panjang yah).
Semoga bisa bermanfaat bagi yang lain.....
Ketergesaan dalam kehidupan modern, yang bergerak serba cepat, seringkali membuat kita melupakan diri sendiri dan kehilangan kendali. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk membawa kita kembali ke diri sejati. Berikut 10 kekuatan yang dapat mengarahkan kita kembali ke diri sendiri dan menemukan sebuah kedamaian.
1. Hadir
Hiduplah untuk saat ini. Masa lalu telah berlalu. Anda tak akan pernah dapat kembali dan mengulang masa-masa itu lagi, pun Anda tak akan dapat menghidupkan kembali apa yang ada di masa lalu. Kehidupan ini adalah apa yang sedang Anda jalani saat ini, tak peduli apapun yang telah terjadi. Itu semua nyata dan sempurna. Jangan menengok ke belakang ataupun terlalu memikirkan apa yang akan terjadi di masa mendatang. Pikiran kita selalu menciptakan berbagai percakapan yang mengembangkan rasa takut dan membuat kita berusaha menyelamatkan diri. Katakan pada pikiran Anda yang sibuk berbicara itu: 'Terima kasih telah bersedia berbagi' dan yakinkan 'Aku di sini, aku ada untukmu.' Setiap hari, kita semua harus selalu membuat pilihan dan Andalah yang paling tahu bagaimana membuat hari yang Anda jalani jadi indah.
2. Bersatu Dengan Alam
Duduklah di rerumputan atau di bawah sebuah pohon. Rasakan putaran bumi, keagungan angkasa raya, dinginnya udara yang menerpa wajah Anda, atau kehangatan sinar matahari pagi. Tersenyumlah pada langit yang luas, ucapkan salam pada lebah yang beterbangan dan semua binatang yang Anda jumpai. Berjalan-jalanlah di taman atau mendaki perbukitan. Kedekatan dengan alam dapat membawa kesadaran betapa Anda bagian dari jagat raya yang maha luas ini.
3. Berolahrga
Berolahraga secara teratur memberi jeda pada pikiran Anda yang terus berkecamuk, membantu memperlancar peredaran darah, membersihkan racun dari tubuh, dan memberi Anda energi serta banyak keuntungan lain. Pilihlah aktivitas yang memberi Anda kesenangan dan buat perpaduan. Lakukan jalan sehat di satu hari dan latihan Yoga di hari berikutnya. Ikuti latihan erobic dan bertemu banyak orang. Banyak sekali daftar kegiatan yang dapat Anda pilih.
4. Spiritual
Kenali dan sadari Anda adalah pribadi yang penting dan unik. Lakukan meditasi, atau duduk tenang di kesunyian, dan nikmati saat-saat itu. Baca buku-buku keagamaan atau panduan kepribadian yang membawa pesan positif dan membuat Anda merasa kuat. Jangan lupa bersyukur atas kesehatan yang Anda miliki, rumah, orang-orang yang mencintai dan Anda cintai, teman-teman yang mengelilingi Anda, serta kebahagiaan dan kegembiraan yang melingkupi hidup Anda.
5. Memaafkan
Saatnya untuk melepaskan. Maafkan seluruh bagian diri Anda, atas segala kekurangan dan ketidaksempurnaan. Maafkan diri Anda untuk semua kesalahan yang pernah Anda buat di masa lalu, maafkan ketakutan masa kecil Anda, maafkan emosi dan kemarahan masa remaja Anda, maafkan masa dewasa awal Anda yang tak mau mengambil resiko. Maafkan kesalahan orang tua Anda, saudara kandung, kerabat dan orang-orang di masa lalu. Lepaskan semua uneg-uneg. Memaafkan membawa kedamaian dalam jiwa.
6. Bersenang-Senang
Beri kesempatan pada diri Anda untuk merasa rileks dan memanjakan diri. Baca buku yang menyenangkan. Keluarkan uang sekali-kali untuk membeli hal yang paling Anda inginkan. Lakukan kesenangan hanya untuk diri Anda sendiri.
7. Nutrisi
Dengarkan kebutuhan tubuh Anda. Penuhi kebutuhan tubuh akan makanan bernutrisi. Konsumsi vitamin yang bermanfaat untuk tubuh. Dengan tubuh sehat dan bugar membuat Anda selalu menghargai hidup.
8. Buang Penilaian
Berhentilah menilai dan menyalahkan. Jangan melontarkan kritikan pada orang lain ataupun diri sendiri. Ucapkan kata-kata yang memberi dorongan pada diri dan semua orang yang Anda jumpai. Terima orang lain apa adanya, lengkap dengan segala perbedaan yang mereka miliki.
9. Bantu Orang Lain
Hubungi dan ulurkan tangan pada teman yang membutuhkan. Tawarkan bantuan tanpa syarat pada orang lain. Jadilah pendengar yang baik dan benar-benar mendengarkan apa yang dikatakan orang lain. Temukan cara untuk membantu orang lain mengangkat beban hidup dengan mendengarkan keluh kesah mereka.
10. Cinta
Cintai diri Anda dan gunakan kata-kata positif untuk memberi dorongan. Puji orang lain dengan tulus dan buat mereka tersenyum. Bicaralah dengan penuh kasih dan ketulusan dari dasar hati.
Kesepuluh kunci kekuatan yang disebutkan di atas bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan siapapun. Pelankan sejenak laju hidup Anda yang serba cepat, dan luangkan waktu untuk melakukan kesepuluh hal tersebut. Niscaya Anda akan menemukan keindahan hidup serta kelengkapan diri sejati Anda.
Percaya itu Indah

Tuhan, ajar kami untuk percaya, saat kami ada dalam gelombang bimbang,
Ajar kami 'tuk percaya juga saat kami hanyut dalam rasa takut kehilangan
O Tuhan, ajar kami 'tuk tetap percaya
Juga saat kami lemah dan tak berdaya
Ketika cinta kami tersamar rasa cemburu, ragu, sakit dan kecewa
Tuhan, ajar kami untuk mencinta, ketika mencinta, kami terluka
Ajar kami untuk tetap bisa mencinta, saat kami t'lah habis tenaga
O Tuhan, ajar kami 'tuk tetap bisa mencinta saat kami ditolak dan ditinggalkan
Ketika cinta kami yang telah kami tawarkan, terasa sia-sia
Sebab mencinta tanpa percaya laksana berjalan tanpa tentu arah
Buat cinta kami tumbuh karna percaya
Karena percaya itu indah
Tidak Ada Pasangan Yang Sempurna

Beberapa bulan kemudian, sang istri berkata kepada suaminya, "Sayang, aku baru membaca sebuah artikel di majalah tentang bagaimana memperkuat tali pernikahan" katanya sambil menyodorkan majalah tersebut.
"Masing-masing kita akan mencatat hal-hal yang kurang kita sukai dari pasangan kita. Kemudian, kita akan membahas bagaimana merubah hal-hal tersebut dan membuat hidup pernikahan kita bersama lebih bahagia..."
Suaminya setuju dan mereka mulai memikirkan hal-hal dari pasangannya yang tidak mereka sukai dan berjanji tidak akan tersinggung ketika pasangannya mencatat hal-hal yang kurang baik sebab hal tersebut untuk kebaikkan mereka bersama. Malam itu mereka sepakat untuk berpisah kamar dan mencatat apa yang terlintas dalam benak mereka masing-masing.
Besok pagi ketika sarapan, mereka siap mendiskusikannya.
"Aku akan mulai duluan ya", kata sang istri.
Ia lalu mengeluarkan daftarnya. Banyak sekali yang ditulisnya, sekitar 3 halaman... Ketika ia mulai membacakan satu persatu hal yang tidak dia sukai dari suaminya, ia memperhatikan bahwa airmata suaminya mulai mengalir...
"Maaf, apakah aku harus berhenti ?" tanyanya.
"Oh tidak, lanjutkan..." jawab suaminya.
Lalu sang istri melanjutkan membacakan semua yang terdaftar, lalu kembali melipat kertasnya dengan manis diatas meja dan berkata dengan bahagia.
"Sekarang gantian ya, engkau yang membacakan daftarmu".
Dengan suara perlahan suaminya berkata "Aku tidak mencatat sesuatupun di kertasku. Aku berpikir bahwa engkau sudah sempurna, dan aku tidak ingin merubahmu. Engkau adalah dirimu sendiri. Engkau cantik dan baik bagiku. Tidak satupun dari pribadimu yang kudapatkan kurang..."
Sang istri tersentak dan tersentuh oleh pernyataan dan ungkapan cinta serta isi hati suaminya. Bahwa suaminya menerimanya apa adanya... Ia menunduk dan menangis...
Dalam hidup ini, banyak kali kita merasa dikecewakan, depressi, dan sakit hati. Sesungguhnya tak perlu menghabiskan waktu memikirkan hal-hal tersebut. Hidup ini penuh dengan keindahan, kesukacitaan dan pengharapan.
Mengapa harus menghabiskan waktu memikirkan sisi yang buruk, mengecewakan dan menyakitkan jika kita bisa menemukan banyak hal-hal yang indah di sekeliling kita? Saya percaya kita akan menjadi orang yang berbahagia jika kita mampu melihat dan bersyukur untuk hal-hal yang baik dan mencoba melupakan yang buruk.
Sumber: unknown
Pelajaran Pertama
Kenapa??? Good question friends ;-)
Karena sering kali perasaan yang kita sebut "cinta" itu bukanlah CINTA yang sesungguhnya. Dan terkadang menjadi alasan kuat untuk membuat diri kita menjadi sesat. Diperbudak oleh "cinta" palsu.
Itu yang terjadi pada gw.
Tak butuh waktu yang lama atau rayuan gombal, gw melakukan perbuatan konyol hanya karena "cinta" itu. Permintaan orang yang gw "cinta"i menjadikan gw bertindak konyol.
Langsung saja gw kerahkan segenap kemampuan untuk menciptakan sebuah blog baru. Template-nya asal comot aja karena sifatnya emergency. Dan rencananya mo gw perbagus ke esokan harinya.
Dan teryata tak butuh waktu yang lama juga, sekitar 15 menit, permintaannya berubah.
MISI DIBATALKAN.... alias nggak jadi.
Kebayang nggak, betapa terkejutnya gw mendapat permintaan itu. Dibilang syok...rasanya berlebihan. Tapi jujur aja gw kaget banget.
Lebih kaget lagi mendapat sebaris penjelasan: "Kamu tidak pernah memberiku kesempatan untuk percaya"
Oh my God...betulkan itu? Tidak pernah.... itulah ditulisnya.
Hum...karena nggak mau berdebat panjang... alasan "cinta" yang rasanya KONYOL itu justru memunculkan EGO gw, yg katanya seh gede. Dan memunculkan KESADARAN bahwa gw diperbudak perasaan itu.
Bodoooh!!!
Langsung aja gw iyain, tidak akan meneruskannya...
(setidaknya kalo gw terusin, itu bukan untuk memenuhi permintaan itu lagi)
Seperti yang gw lakukan sekarang ini...karena gw pengen berekspresi sendiri. Bukan demi perasaan "cinta" yang konyol itu.
So guys and gals...be carefull with your feel. Kuncinya adalah kesadaran...
Sadar bahwa CINTA itu seharusnya murah hati, sabar dan penyayang.
CINTA itu pun lemah lembut dan rela menderita
Pondok Kita Berdua
Keinginan untuk memiliki rumah bersama, rasanya masih sulit untuk diwujudkan. Bahkan pondok mungil pun juga masih jauh dari kenyataan. Hanya melalui sarana online inilah, yang sementara menjadi pondok kita bersama.
Kalau aneh dengan pemilihan namanya, Pondokita...ada beberapa alasan.
Yang pertama...tidak dobel K....
Liat aja tulisan Pondokkita...kok rasanya nggak manis..gityu hihihi...
Makanya, supaya tidak terjadi pemborosan huruf...dipilih Pondokita.
Selain itu...alasan kedua....Pondokkita sudah keduluan orang
Ok...posting pertama cukup di sini
Selamat datang di Pondok Kita Berdua
