Ups...eror neh.
Maksudnya melihat banyak perumahan-perumahan baru. Hum...langsung ngayal. Dari dulu aku tuh pengeeeen banget bisa beli rumah sendiri. Beli rumah pakai duit hasil keringat sendiri.
Tapi belum juga kesampaian. Saat ini baru sanggup beli sepeda motor sendiri. (*fiuuhh....nggak nyangka loh kalo aku ternyata sanggup juga beli kendaraan itu. Si Jelek juga hehe...jadi setidaknya aset kami ya 2 sepeda motor itu). Eh ada seh satu unit laptop plus koneksi internetnya.
(Si Igun lagi nyalon ne)
Memang belum seberapa kale ya...tapi untuk kami, itu luar biasa. Diperoleh melalui keringat kami sendiri.
Ndak nyangka Sayang, ternyata jauh dari rumah bisa membuatku lebih mandiri.
Dalam perjalanan kembali dari Panam ke kota, ada selintas ingatan di masa lalu. Sebuah ingatan yang membuatku tersadar akan kondisiku saat ini.
Lupa tepatnya tahun berapa, tapi saat itu aku menjalani program Retooling di LPP Jogja untuk lulusan S1 di lingkungan Agro Komplek. Dalam salah satu materi, kami diajarkan untuk menuliskan sebuah rancangan dan angan-angan dalam catatan. Lalu melakukan monitoring terhadap seluruh aktivitas sehari-hari. Berapa waktu profuktif, waktu istirahat, dan waktu-waktu lainnya. Termasuk waktu berdoa. Duuuh...malu rasanya. Program itu kutinggalkan sejak aku sampai di Batam.
Aku lupa urutannya, tapi intinya masih ingat, yaitu:
1. Tak ada lagi kegiatan sibuk-sibuk ngirim surat lamaran kerja jika usia sudah menembus angka 27 tahun.
2. Aku harus mendapatkan pekerjaan dengan gaji minimal Rp 2jt per bulan
3. Harus bisa beli rumah
Hehehe....
Itulah daftar planningku, yang selalu kupegang dan kuingat terus (saat itu). Itu juga yang memotivasiku sampai aku yang seperti ini. Dengan berbekal keyakinan, niat besar, dan fokus pada tujuan itu...inilah realisasinya:
1. Tribun adalah perusahaan terakhir yang menerima surat lamaran kerjaku (*kecuali lowongan CPNS, karena ada permintaan dari big bos di Jogja neh) dan itu dilakukan sebelum usiaku masuk tahun ke 27
3. Ne diyaa...yg belum kesampaian. Tapi seperti tulisan di atas, dah nyangkut sepeda motor dan laptop. Kalo dijual, dah bisa kale ya..buat uang muka cicilan rumah hihihi.... Tapi ditahan dulu.... Karena kurasa RUMAH ini ada titik cerahnya. Udah dapat orang yang mo beliin aku rumah hahahaha...ngareeep...
Ternyata mentor di Retooling LPP waktu itu benar. Aku diberikan kunci untuk meraih apa yang kuinginkan. Thx God...aku mendapatkan kunci itu dan telah melakukannya tanpa sadar. Aku lupa dimana meletakkan buku itu. Buku bercorak batik berwarna kuning atau oranye, yang berisi tentang rahasia kunci keberhasilan mencapai harapan kita.
Aku akan mencarinya dan kembali lagi membuka pintu rahasia itu lagi untuk keinginan kami berdua. Yah, tak ada lagi keinginanku karena saat ini adalah keinginan dua orang yang ingin menjadi satu.
Keinginan kami...
0 comments:
Post a Comment