Semoga Harapan Jelang Tutup Tahun Terwujud

Sebersit harap terlintas menjelang akhir tahun 2009. Keinginan itu begitu kuat..dan seakan terus mendesak. 

Kami ingin bersama....

Bukan sekedar bersama seperti yang telah dijalani selama ini. Tetapi sungguh-sungguh bersama dalam mengaruhi bahtera hidup di dunia. Semoga harapan menjelang berakhirnya tahun ini bisa terkabul. Amin....

Sayang...semoga besok kita bisa bersama-sama ke Jogja. Sekalian memuaskan liburan ke Jogja kemaren yang hanya sebentar.  Pokoknya besok harus menadi momen yang very...very...special

Nominator Bapak RT Teladan

Ini dia salah satu nominator Bapak Rumah Tangga Teladan tahun 2009. Sosok bapak yang baik hati, ramah, rajin menyapu, rajin mencuci, rajin memasak dan rajin-rajin lainnya (*susah disebutin satu per satu). Yang belum disebutin, mohon jangan protes.

Mo bukti???!!!

Ni dia....eng...ing...eeeeeeng......

Tralala...trililiiii.......

Tuh liat....Si Bapak lagi serius merajut

(*atau merangkai atau menjalin seh) janur buat bikin ketupat. Persiapan buat lebaran. 

Lumayaaan..menghemat pengeluaran beli bungkus ketupat kosong.

Secara, aku aja ndak bisa bikin gituan. Bisanya makan dan menilai taste masakannya hihihi....

Celengan Kami ada 2 lho


Inikah daya-upaya,
untuk menggapai tujuan itu..........

*Rasanya boleh tahan lah. Tak tanggung-tanggung, langsung punya sekali dua. Awalnya made in Riau punya setelah itu Mandiri konon. Kalau dikira mungkin tak perlu menunggu lama lagi. Kalau ada yang tanya isinya, pelan kami jawabnya. Tapi dengan dua itu, berani kami sebut dengan lantang, "SERIUS!!!!!!"
*Sudahkan ini bukti keseriusan? kalau dalam hal isi, memang masih bisa diragukan. Memang sangatlah lama rasanya. Meskipun kata cukup itu tak kami ketahui juga batasnya. Tapi tak akan kami sia-siakan usaha ini. Sebab batasan kami (aku lah khususnya) ini yang paling mampu. Menahan-nahan hasratlah dikarenakanya.
*Tabungan bersama ini tak lain untuk kami jadikan Rumah Kami Sendiri. Rumah yang akan kami bangun menjadi surga para penghuninya. Bersama ibal junior dan atau anas-anas kecil nantinya.(Dumai)

Mimpi Indah untuk Ibuku

Ingin rasanya kumemulai hari ini dengar rasa syukur dan hati yang riang. Ingin kusambut hari ini dengan semangat yang baru... Tapi mendung seakan-akan menutup hariku sejak matahari terbit di ufuk timur. Bahkan sampai menjelang siang, tak terasa ada sinar yang menerangiku... sampai tiba-tiba.....

Ponselku berdering....

Foto sepasang wajah yang selalu kurindukan beberapa waktu belakangan ini. Yah, foto kedua orangtuaku. Secepat kilat hatiku bersorak riang...thx God...ada setitik cahaya yang menghampiriku. Kuangkat...dan kudengar suara ibuku di ujung telepon. 

Suaranya...caranya tertawa...serasa memanggilku kuat untuk segera pulang. Aku rindu.... Sampai-sampai tak terasa air mataku nyaris tumpah...di SDN 001 Rintis (tempat liputanku tadi). Seakan-akan baru kusadari kalau terpampang jarak yang jauh diantara kami....

Pekanbaru-Jogja

Ibu lalu bercerita tentang mimpinya semalam. Ia mimpi indah.... "Tadi malam aku mimpi kalau kamu dilamar orang. Ada yang mau nikahin kamu," begitulah kira-kira dalam Bahasa Indonesianya. (*kami kalo ngobrol pake bahasa Jawa). 

Ia pun bertanya, gimana keadaanku di sini. Apa ada kabar baik juga dariku? Sebaik kabar di dalam mimpinya... Aku pun hanya bisa menanggapi dengan tertawa ringan dan basa-basi ala kadarnya. 

Setidaknya, ada sedikiiiiiiiiiit kebahagiaan yang bisa dirasakannya...walau lewat mimpi. Atau mungkin memang hanya lewat mimpi, aku bisa membahagiakannya. Karena semalam....mataku tak bisa terpejam...aku takut ada air mata mengalir lagi saat kedua kelopak mataku terkatup.

Tes CPNS Menyadarkan Kesalahanku


Entah beneran pengen daftar tes CPNS atau sekedar memenuhi permintaan orang tua untuk ikutan daftar, tapi setidaknya ada pesan moral yang kuperoleh dari mengurus perlengkapan berkas-berkas itu.
Ternyata....eng-ing-eng....
Alamat di dalam KTP-ku salah!!!

Si Jelek ampe pusing tujuh keliling dibuatnya *ih digede²in deh*
Pokoknya jadi rumit ngurusnya. Masak alamat KTP-ku yang seharusnya di Tangkerang Labuai...kecatet di KTP dan KK masuk wilayah Tangkerang Utara. Jadinya melalui jalur resmi...kami ndak bisa dapatin surat pengantar.
Tuh kan, repot jadinya kalo minta tolong orang buat ngurusin KTP dan KK. Mending dulu ngurus sendiri, jadi tau runutan dari RT/RW/Kelurahan ampe Kecamatan.

Sekarang...entahlah.... Si Jelek dah balik ke Dumai.
Aku sendiri lagi di Pku. Dan pasti deh, seperti hari-hari biasa...bawaannya jadi males ngurusnya. Hiikkss...cepetan balik lagi ke Pku dong...temenin aku lagi.
I'm waiting for you..........

Dasar Si Jelek...ndak mau lagi ikutan posting