Takut kehilangan kebebasan.
Takut kehilangan kesempatan meniti karir.
Takut kehilangan teman-teman dgn kebersamaannya.
Takut makin jauh dengan keluarga.
Takut tak bisa lagi sebebas dulu utk pulang kampung.
Dan juga takut kehilangan aliran uang yg setiap bulan nangkring di rekening.
Tp stlh nikah, apakah ketakutan itu hilang??!!Tentu tidak! Tetap saja rasa takut dan kekhawatiran itu ada... memang sunggung nyata.
Harus tinggal jauh dr keluarga krn hrs membentuk keluarga baru. Tak bs juga seenak udel pulang kampung, krn pasti ingin pulang bersama pasangan.
Dan saya kehilangan aliran dana rutin per bulan, krn hanya satu rekening saja yg skg teraliri.
Teman-teman pun semakin jauh jaraknya...krn skg tinggal di tempat yg sangat berbeda dgn kota-kota sebelumnya. Ketakutan yg slama ini dibayangkan, ternyata sungguh2 terjadi.
Namun rupanya Tuhan baik. TanganNya bekerja melalui org2 baik di sekitar kami, yg membantu sehingga hidup ini pun terasa indah dan lebih nikmat utk dilalui.
Ada teman baru, ada tetangga baru...dan yang terpenting..ada lebih banyak waktu untuk menyelami masing-masing pasangan.
Dan semoga...kami selalu bisa melalui gelombang demi gelombang yang menerpa biduk rumah tangga ini. Amin


